Dalam dunia jasa pengiriman barang (logistik), berat barang tidak hanya diukur dari apa yang tertera pada timbangan digital. Pernahkah Anda mengirim paket yang ringan tapi ukurannya besar (seperti kasur busa atau kerupuk sekeranjang), lalu kaget karena ongkos kirimnya mahal?
Itulah yang disebut dengan Berat Volume atau Berat Volumetrik. Perusahaan ekspedisi menerapkan aturan ini karena barang yang besar tapi ringan memakan banyak tempat (ruang) di dalam armada angkut.
Berikut adalah panduan lengkap cara menghitung volume pengiriman barang melalui jalur darat, laut, dan udara.
Mengapa Ada Perhitungan Volume?
Perusahaan logistik menggunakan dua jenis acuan berat untuk menentukan tarif:
-
Berat Aktual (Actual Weight): Berat asli saat barang ditimbang.
-
Berat Volume (Volumetric Weight): Berat yang dihitung berdasarkan dimensi ukuran barang (Panjang x Lebar x Tinggi).
Nantinya, pihak ekspedisi akan membandingkan kedua hasil tersebut dan mengambil nilai yang paling tinggi sebagai dasar penentuan ongkos kirim.
1. Rumus Perhitungan Jalur Darat
Pengiriman jalur darat biasanya menggunakan armada truk atau kereta api. Karena kapasitas ruangnya relatif lebih longgar dibanding pesawat, angka pembagi (konversi) yang digunakan cenderung lebih kecil, yang berarti berat volumenya menjadi lebih besar.
Rumus Volume Darat:
Berat Volume (kg) = (Panjang x Lebar x Tinggi) / 4.000
-
Contoh Kasus: Anda mengirim paket berisi bantal lewat paket darat dengan berat asli 5 kg. Dimensi paket adalah Panjang 60 cm, Lebar 50 cm, dan Tinggi 40 cm.
-
Perhitungan: (60 x 50 x 40) / 4.000 = 120.000 / 4.000 = 30 kg.
-
Kesimpulan: Karena berat volume (30 kg) lebih besar dari berat aktual (5 kg), maka ongkos kirim yang ditagih adalah 30 kg.
2. Rumus Perhitungan Jalur Udara (Kargo Pesawat)
Pengiriman jalur udara sangat ketat dalam urusan kapasitas ruang dan berat pesawat. Oleh karena itu, angka pembagi yang digunakan lebih besar, sehingga menghasilkan berat volume yang sedikit lebih ringan dibanding jalur darat untuk dimensi yang sama.
Rumus Volume Udara:
Berat Volume (kg) = (Panjang x Lebar x Tinggi) / 6.000
-
Contoh Kasus: Mengirim paket yang sama (60 cm x 50 cm x 40 cm) dengan berat asli 5 kg via pesawat.
-
Perhitungan: (60 x 50 x 40) / 6.000 = 120.000 / 6.000 = 20 kg.
-
Kesimpulan: Ongkos kirim yang dikenakan adalah 20 kg (bukan berat asli 5 kg).
3. Rumus Perhitungan Jalur Laut
Pengiriman jalur laut biasanya digunakan untuk barang-barang berukuran sangat besar, berat, atau dalam jumlah banyak (bulk). Satuan yang digunakan bukan lagi kilogram (kg), melainkan CBM (Cubic Meter / Meter Kubik).
Ada dua metode yang sering digunakan: Sistem CBM Tonase (untuk muatan LCL/grupase) dan Sistem Kubikasi.
A. Rumus Kubikasi Utama (CBM)
Untuk menghitung berapa meter kubik ruang yang dihabiskan barang Anda di dalam kontainer.
Rumus CBM:
Volume (CBM) = (Panjang x Lebar x Tinggi) / 1.000.000
-
Contoh Kasus: Anda mengirim kotak kayu besar berukuran Panjang 150 cm, Lebar 100 cm, dan Tinggi 100 cm.
-
Perhitungan: (150 x 100 x 100) / 1.000.000 = 1.500.000 / 1.000.000 = 1,5 CBM..
B. Konversi CBM ke Kilogram (Jika Ekspedisi Meminta Satuan Kg)
Beberapa ekspedisi laut tetap mengenakan tarif per kg dengan rumus konversi khusus:
Rumus Volume Laut (kg):
Berat Volume (kg) = (Panjang x Lebar x Tinggi) / 4.000 (Atau acuan standar: 1 CBM = 4.000 kg)(Catatan: Beberapa ekspedisi laut cargo lokal bahkan menggunakan pembagi 3.000 tergantung kebijakan masing-masing).
Ringkasan Perbandingan Rumus
| Jalur Pengiriman | Angka Pembagi | Satuan Akhir | Cocok Untuk Karakter Barang |
| Darat | 4.000 | Kilogram (kg) | Antar kota/pulau, ukuran sedang-besar, santai. |
| Udara | 6.000 | Kilogram (kg) | Dokumen, barang elektronik, butuh cepat/ekspres. |
| Laut | 1.000.000 / 4.000 | CBM / Kilogram | Barang sangat besar, mesin, pindahan rumah, impor/ekspor. |
Tips Menghemat Ongkos Kirim untuk Barang Volumetrik
-
Packing se-efisien Mungkin: Jangan gunakan kardus yang terlalu besar jika isinya kecil. Potong sisa ruang kardus yang kosong.
-
Gunakan Teknik Vakum: Untuk barang-barang seperti baju, bantal, atau boneka, gunakan plastik vakum untuk menyedot udara di dalamnya agar dimensinya mengecil drastis.
-
Pilih Jalur yang Tepat: Jika barang Anda besar tetapi tidak darurat, gunakan jalur laut karena hitungannya per CBM seringkali jauh lebih murah dibanding jalur udara atau darat.


